Selasa, 21 Februari 2012

Puisi - Bunda :)



Bunda. . .
Halus tatapanmu selembut surya
Ketika kau menatapku dengan begitu lembutnya
Aroma nadiku bergetr, bibirku seakan diam membisu

Bunda . . .
Nafasmu kian parau menyongsongku
Kulit halusmu pun mulai berkerut
Rambutmu Nampak mulai memutih
Pertanda pertarunganmu dengan waktu

Bunda . . .
Semua Nampak rabun dimatamu
Namun tidak dengan parasmu
Aku baru menyadari ketika matamu menatapku
Pelan dan sayup kurasakan

Terima kasih bunda
Atas semua jasa – jasamu
Kini aku tau maksudmu
Kan kulakukan yang terbaik
Sampai aku sehebat dirimu
Oh bundaku . . .


0 komentar:

Posting Komentar